Nama Nggak Jelas:
Bertanya pak MYM, mana yang di katakan sorga sejati di dimensi lain di mana orang orang yang sudah mati mendahalui dan sekarang namun percaya atau sorga di bumi ini nantinya yang di restorasi atau di perbaharui ? Mana sorga sejati yang sesungguhnya?
Bertanya pak MYM, mana yang di katakan sorga sejati di dimensi lain di mana orang orang yang sudah mati mendahalui dan sekarang namun percaya atau sorga di bumi ini nantinya yang di restorasi atau di perbaharui ? Mana sorga sejati yang sesungguhnya?
MYM:
Asumsi di balik pertanyaan ini adalah ada dua sorga, yang pertama tempat tinggal orang mati yang percaya, dan kedua, bumi ini yang sudah diperbaharui nanti. Asumsi semacam ini salah! Karena, yang namanya sorga dalam konteks tempat itu hanya ada satu BUKAN dua. Sorga adalah tempat di mana Allah Tritunggal hadir dengan segala berkat, anugerah, sukacita, dan damai sejahtera. Ini adalah antitesis dari neraka, di mana neraka adalah tempat di mana Allah hadir dengan murkaNya yang menyala-nyala kepada para malaikat yang jatuh dan manusia yang durhaka. Jadi, sorga adalah tempat di mana Allah hadir dilayani para malaikat yang kudus, dan sekaligus juga sudah hadir dalam hidup kita di dunia ini, yakni orang-orang percaya yang sudah mengalami kehadiran Allah yang penuh berkat, sukacita, dan damai sejahtera. Itu berarti sorga ada bersama kita orang-orang percaya. Walaupun demikian, sorga yang kita alami di dunia ini belum sepenuhnya, karena kita akan mengalaminya (atau berada di dalamnya) secara penuh nanti di dalam langit dan bumi yang baru saat Kristus datang kali kedua. Mengapa banyak orang Kristen saat hidup di dunia tidak mengalami sorga? Karena mereka tidak memiliki persekutuan yang baik dengan Tuhan, dan masih hidup dalam dosa. Jika kita hidup suci, maka kita akan mengalami sorga di dunia ini. Sorga yang already and not yet (sudah kita alami tetapi belum penuh).
Nah, orang-orang yang mati di dalam Tuhan, mereka juga ada di dalam sorga, yakni di hadapan kehadiran Allah yang penuh berkat, damai sejahtera, dan sukacita (di tempat di mana kemanusiaan Tuhan Yesus berada). Tetapi, mereka juga belum mengalami sorga itu secara sempurna, karena yang mengalami sorga barulah jiwa atau roh mereka, sedangkan tubuh mereka masih terkubur di bumi ini. Jadi, sorga yang kita (orang-orang percaya yang masih hidup) alami di dunia ini dan sorga yang dialami mereka yang meninggal dalam Tuhan sama-sama belum sempurna. Sama-sama masih menunggu kepenuhannya nanti dalam langit dan bumi yang baru.
Jadi, hanya ada satu sorga, yakni tempat di mana Allah hadir dengan segala berkat, anugerah, sukacita, dan damai sejahtera. Saat ini, bumi ini sepenuhnya belum menjadi sorga (Allah belum hadir secara penuh dalam anugerah, berkat, sukacita, dan damai sejahtera) karena masih ada dosa dan pekerjaaan Iblis. Nanti saat Yesus datang kali kedua, bumi ini akan penuh dengan kemuliaan Tuhan, penuh dengan berkat, anugerah, damai sejahtera, dan sukacita, sehingga bumi ini sepenuhnya menjadi sorga yang TIDAK BERBEDA dengan tempat di mana Tuhan hadir di tengah para malaikat-Nya yang suci. Inilah visi besar Doa Bapa Kami, "Jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di sorga." Juga visi besar Kitab Roma 8:18-21: "Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah."
(Dari tanya-jawab di group WA GKKR)
Komentar
Posting Komentar