Langsung ke konten utama

Postingan

Apa Itu GKKR?

GKKR (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) dimulai oleh  Muriwali Yanto Matalu beberapa bulan sebelum menyelesaikan program sarjana teologi di STT SALEM Malang, tepatnya pada tanggal 6 Maret 2006. Gerakan ini adalah satu gerakan kebangunan teologi sistematika dan apologetika Reformed yang dikombinasikan dengan penginjilan, kebangunan rohani, dan mandat budaya. GKKR adalah yayasan berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham.  VISI & MISI Kami melihat bahwa kondisi Kekristenan saat ini baik di dalam iman sejati, pengetahuan akan kebenaran firman, maupun kehidupan moralnya, sungguh sangat menurun. Teologi Liberal masih bercokol di dalam gereja-gereja tertentu dan penekanan pada emosi secara ekstrim di dalam Gerakan Kharismatik menghasilkan kekacauan doktrin sehingga melemahkan iman Kristen yang sejati. Bangkitnya Gerakan Zaman Baru ( New Age Movement ) yang bersifat panteis, yakni percaya bahwa segala sesuatu adalah allah, dan filsafat postmodern yang memaksa kemutlakan ke...
Postingan terbaru

Apakah Bayi yang Meninggal Diselamatkan?

PH: Shalom pak, izin bertanya, a pakah bayi/balita yg meninggal memperoleh keselamatan ?  Saya beberapa kali menemukan pendapat beberapa apologet Kristen lain di era skrg yg memakai 2 Samuel 12 : 23 sbg rujukan keselamatan bayi, tpi buat saya itu tidak jelas ayatnya jika menjadi rujukan dri topik ini, bahkan tidak menulis apakah Raja Daud akan bertemu anaknya di sorga atau tidak (terlepas dri pandangan Kristen mengenai ketaatan Daud) Bagaimana Alkitab menjelaskan apakah bayi yg meninggal memperoleh keselamatan atau tidak?Terima kasih pak, Tuhan Yesus memberkati hidup dan pelayanan Bapak. MYM: Berikut beberapa pandangan teologi Reformed mengenai keselamatan bayi yang meninggal: a) Semua bayi (anak orang percaya dan tidak percaya) pasti masuk surga karena mereka belum melakukan dosa secara aktual. Mengenai dosa asal, itu sudah dibereskan oleh Kristus di atas Salib. Bahkan pandangan semacam ini mengatakan bahwa seluruh bayi yang meninggal adalah orang-orang pilihan yang sudah ...

Siapa yang Menciptakan Tuhan?: Menanggapi Hasanudin Abdurakhman

Hasanudin Abdurakhman: Ketololan John Lennox      John Lennox adalah orang Inggris, profesor matematika. Ia ilmuwan dengan reputasi yang tidak terbantahkan. Tapi pada saat yang sama, dia juga adalah seorang Kristen aplogetik. Ia menggunakan sains untuk membenarkan agamanya.      Dari berbagai video dia yang pernah saya saksikan, ketika bicara soal Tuhan dan agama, ia jatuh menjadi seorang pakar gathukan. Salah satu yang ia gathukkan adalah ketika ia memaksakan eksistensi DNA sebagai "kata-kata", dan ia hubungkan dengan konsep Logos. Konyol sekali.      Tadi saya lihat lagi videonya. Ia mencoba membantah pertanyaan soal "siapa yang menciptakan Tuhan". Menurut dia, pertanyaan itu tidak valid. Ia secara khusus menyerang Dawkins yang mengatakan bahwa Tuhan adalah hasil ciptaan manusia. Lennox, lucunya, mengakui soal itu. Bahwa ada memang tuhan-tuhan ciptaan manusia, yang disebut berhala, katanya. Cuma, dia menolak kalau Tuhan dia adalah cipta...

Bahaya Teologi Kontekstual Asia, Afrika, dan Amerika Latin

XYZ: Shalom. Bagaimana pandangan Reformed terkait Teologi Rahim Asia dari pendapat C. S. Song? Apakah pandangan tersebut dapat dibenarkan ataukah harus berhati-hati terhadap beberapa poin tertentu? MYM: Saya belum meneliti mengenai teologi ini, jadi saya tak bisa memberikan tanggapan terkait pokok-pokok teologinya. Namun saya memberikan prinsip-prinsipnya di sini. Pada umumnya teologi yang lahir di Asia, Afrika, dan Amerika Latin adalah bersifat kontekstual dalam arti bahwa teologi harus sesuai dengan konteks, bukan hanya mengambil begitu saja teologi Barat lalu diajarkan namun tak ada hubungannya dengan konteks Asia, Afrika, atau Amerika Latin. Kelihatannya spirit semacam ini ada benarnya, namun bahayanya sangat nyata. Mengapa? Pertama, ketika kita berkata bahwa teologi Barat hanya cocok untuk orang Barat dan tak cocok untuk orang Timur, maka kita SEDANG MENYANGKAL bahwa Tuhan bekerja dalam sejarah gereja melalui orang-orang percaya untuk merumuskan pokok-pokok iman kepercayaan ...

Cornelius Van Til, Dampak Dosa, dan Kelemahan Teologi

Jo Chandra: Sudah lama saya ga nanya disini pak, saya mau tanya: 1. Van Til sering menekankan noetic effects of sin, dimana bahwa pikiran kita sudah terkontaminasi oleh dosa. Kalau begitu, dimana menurut bapak pendekatan Van Til sendiri yang bisa ikut terkena efek yang sama? Bagian mana dari cara kita memakai Van Til yang paling rawan bias karena dosa kita sendiri? 2. ⁠Kalau kita akui noetic sin itu bekerja juga dalam cara kita beteologi (termasuk cara Van Til sendiri berteologi sehingga tidak menutup kemungkinan akan adanya kelemahan dalam teologi Van Til), dan termasuk ke sistem yang kita percaya; pendekatan siapa yang menurut bapak bisa bantu nge-balance atau ingetin kita supaya kita gak jatuh ke rasa ‘selalu benar’ dalam berteologi? MYM: 1. Jika anda membaca Van Til secara lebih komprehensif, anda tahu bahwa Van Til tidak hanya menekankan effect yang luar biasa dari dosa di dalam konteks epistemologi, tetapi juga, dan justru ini keunikan pemikiran Van Til, bahwa kita hanya...

Apakah Untuk Menjadi Vikaris Atau Pendeta Harus Melamar?

  OS: Ijin bertanya Pak? Klo di gereja saya batas lamar vikaris 35 tahun. Bgmn itu Pak? MYM: Pertama, saya tidak setuju jika menjadi vikaris atau juga pendeta, pakai lamar melamar, kayak melamar pekerjaan saja. Apalagi batas pelamar hanya umur 35 tahun saja. Bagaimana jika seseorang dari latar belakang pekerja di bidang lain, lalu pada umur 40 tahun terpanggil untuk melayani Tuhan full time lalu studi teologi, lulus saat umur 44 tahun. Maka kasihan, nggak bisa jadi vikaris dan pendeta. Lagi pula, jika yang dipakai prinsip lamar-melamar, maka nanti vikaris atau pun pendeta yang diterima lamarannya akan menjadi pekerja. Dan dia akan bekerja sesuai dengan gaji yang diterimanya dari gereja. Ini bukan pelayanan! Harusnya pakai cara yang lebih cocok untuk situasi dan konteks pelayanan gerejawi saja. Artinya, orang yang sudah lulus studi teologi, dan belum memiliki tempat pelayanan, datang aja ke satu gereja yang dia rasa cocok, ajak pendeta dan majelis bincang-bincang untuk melih...

Apakah Sorga Sama Dengan Langit dan Bumi Baru?

Nama Nggak Jelas: Bertanya pak MYM, mana yang di katakan sorga sejati di dimensi lain di mana orang orang yang sudah mati mendahalui dan sekarang namun percaya atau sorga di bumi ini nantinya yang di restorasi atau di perbaharui ? Mana sorga sejati yang sesungguhnya? MYM: Asumsi di balik pertanyaan ini adalah ada dua sorga, yang pertama tempat tinggal orang mati yang percaya, dan kedua, bumi ini yang sudah diperbaharui nanti. Asumsi semacam ini salah! Karena, yang namanya sorga dalam konteks tempat itu hanya ada satu BUKAN dua. Sorga adalah tempat di mana Allah Tritunggal hadir dengan segala berkat, anugerah, sukacita, dan damai sejahtera. Ini adalah antitesis dari neraka, di mana neraka adalah tempat di mana Allah hadir dengan murkaNya yang menyala-nyala kepada para malaikat yang jatuh dan manusia yang durhaka. Jadi, sorga adalah tempat di mana Allah hadir dilayani para malaikat yang kudus, dan sekaligus juga sudah hadir dalam hidup kita di dunia ini, yakni orang-orang percaya yang s...

Apakah Ada Dua Bahasa Lidah? Kisah Para Rasul VS Korintus?

Romy: Selamat pagi pak MYM, mohon bertanya mengenai bahasa lidah, apakah ada 1 atau 2 jenis bahasa lidah (known languages seperti di Kisah Rasul, atau unintelligible language seperti di Korintus)? Kalo hanya 1 jenis yaitu know languages, bagaimana kita menjelaskan 1 Korintus 14, yang sering dipakai untuk mendukung pemahaman ada bahasa lidah dalam arti unintelligible language? Lalu bahasa lidah di Kisah Rasul, apakah itu sebenarnya "the gift of speaking or listening" (dalam arti berbicara dalam bahasanya sendiri, namun si pendengar mendengarnya dalam bahasa mereka masing2)? Terima kasih. MYM: Tidak ada dua jenis bahasa lidah, hanya ada satu saja. Cuma manisfestasinya yang berbeda. Yang ada di Kisah Para Rasul 2 itu adalah manifestasi lengkap, di mana para rasul berbicara dalam bahasa mereka sehari-hari dan langsung diterjemahkan oleh Roh Kudus ke dalam telinga masing-masing pendengar sesuai dengan bahasa mereka masing-masing. Yang dipraktekkan di jemaat Korintus juga sama, yak...

Seputar Pengudusan (Sanctification)

James: Shalom Pak MYM saya izin bertanya, menurut tradisi reformed ada yg namanya santification atau pengudusan, dan pengudusan itu bisa diterima melalui Iman percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat serta menerima anugerah Allah, apakah hanya sebatas hal itu yg kita perlukan menjadi orang kudus atau ada beberapa tindakan lain atau tindakan khusus yg harus kita lakukan untuk menyatakan iman kita? Lalu saya jg ingin bertanya mengenai ayat ini 2 Petrus 1:4 (TB) Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. Apakah mengambil bagian dalam kodrat Ilahi di ayat itu menunjukan bahwa kita harus menyatu dengan Allah agar menjadi orang kudus? atau bagaimana cara bapak menafsirkan dan memandang ayat tsb? Mohon penjelasannya Pak. MYM: Untuk pertanyaan pertama, kelihatannya anda belum paham bahwa proses pengudusa...