Langsung ke konten utama

Apakah Untuk Menjadi Vikaris Atau Pendeta Harus Melamar?

 OS:

Ijin bertanya Pak? Klo di gereja saya batas lamar vikaris 35 tahun. Bgmn itu Pak?


MYM:

Pertama, saya tidak setuju jika menjadi vikaris atau juga pendeta, pakai lamar melamar, kayak melamar pekerjaan saja. Apalagi batas pelamar hanya umur 35 tahun saja. Bagaimana jika seseorang dari latar belakang pekerja di bidang lain, lalu pada umur 40 tahun terpanggil untuk melayani Tuhan full time lalu studi teologi, lulus saat umur 44 tahun. Maka kasihan, nggak bisa jadi vikaris dan pendeta. Lagi pula, jika yang dipakai prinsip lamar-melamar, maka nanti vikaris atau pun pendeta yang diterima lamarannya akan menjadi pekerja. Dan dia akan bekerja sesuai dengan gaji yang diterimanya dari gereja. Ini bukan pelayanan!


Harusnya pakai cara yang lebih cocok untuk situasi dan konteks pelayanan gerejawi saja. Artinya, orang yang sudah lulus studi teologi, dan belum memiliki tempat pelayanan, datang aja ke satu gereja yang dia rasa cocok, ajak pendeta dan majelis bincang-bincang untuk melihat apakah dia bisa pelayanan di situ. Kalau memang bisa, biarkan dia pelayanan dulu, e.g. di sekolah minggu, pemuda, remaja, pimpin liturgi, main musik, dsb., dan dinilai oleh pendeta, majelis gereja, dan seluruh jemaat. Tentu saja, selama melayani di gereja, dia harus diberi uang tranportasi, dll. Seorang pekerja patut mendapat upahnya, kata Alkitab (1Tim. 5:18).


Nah, apakah dia nanti akan diangkat menjadi vikaris atau pun ditahbis menjadi pendeta, itu bergantung kepada penilaian majelis gereja dan jemaat. Kalau mereka melihat bahwa dia cocok dan mereka puas dengan pelayanannya, dan juga bahwa orang itu berintegritas serta sungguh-sungguh memuliakan Tuhan, pasti diangkat menjadi vikaris dan akhirnya ditahbis menjadi pendeta.


Pada umumnya di gereja dengan sistem Presbiterian murni seperti di gereja kami, GGRI (Gereja-Gereja Reformasi di Indonesia), pengangkatan vikaris atau juga pemanggilan untuk penahbisan pendeta, itu berdasarkan usulan jemaat gereja lokal, nggak bisa pakai lamar-melamar.

(Dari tanya-jawab di group FB "Studi Reformed MYM")


Dukungan untuk pelayanan GKKR:
-BRI 042901001255569 A/N Gerakan Kebangunan Kristen   Reformed
-Bank Mandiri 1440023568782 A/N Gerakan Kebangunan   Kristen   Reformed
 Konfirmasi: WA Bendahara 082132132361

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Muriwali Yanto Matalu (MYM)

Muriwali Yanto Matalu (MYM) adalah seorang penulis serta pendiri dan ketua Yayasan  GKKR  (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) , juga pendeta di Gereja Gereja Reformasi di Indonesia (GGRI). Lahir di Melolo, Sumba Timur, NTT, pada tanggal 2 Januari 1972. Saat ini sedang menyelesaikan studi doktoral (Th.D.) di Kairos University, US. Menyelesaikan S1 teologi di STT Salem, Malang, 2006. Menyelesaikan M.A. dalam bidang teologi (Master of Intercultural Reformed Theology – MIRT) di Theologische Universiteit Utrecht, The Netherlands, 2016. Articles in Journals: 1.        "The Significance of the Propositional Truths in Christian Faith." Verbum Christi Vol. 3, No. 1 (2016): 71-89. 2.        "The Significance of the Van Tillian Method in Apologetics with an Example of Argument to Muslims." Verbum Christi Vol. 3, No. 2 (2016): 284-304. 3.        "A Christian Response to Shankara's Doc...

Apa Itu GKKR?

GKKR (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) dimulai oleh  Muriwali Yanto Matalu beberapa bulan sebelum menyelesaikan program sarjana teologi di STT SALEM Malang, tepatnya pada tanggal 6 Maret 2006. Gerakan ini adalah satu gerakan kebangunan teologi sistematika dan apologetika Reformed yang dikombinasikan dengan penginjilan, kebangunan rohani, dan mandat budaya. GKKR adalah yayasan berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham.  VISI & MISI Kami melihat bahwa kondisi Kekristenan saat ini baik di dalam iman sejati, pengetahuan akan kebenaran firman, maupun kehidupan moralnya, sungguh sangat menurun. Teologi Liberal masih bercokol di dalam gereja-gereja tertentu dan penekanan pada emosi secara ekstrim di dalam Gerakan Kharismatik menghasilkan kekacauan doktrin sehingga melemahkan iman Kristen yang sejati. Bangkitnya Gerakan Zaman Baru ( New Age Movement ) yang bersifat panteis, yakni percaya bahwa segala sesuatu adalah allah, dan filsafat postmodern yang memaksa kemutlakan ke...

Apa Itu Apologetika Kristen?

Pengertian apologetika Apologetika berasal dari kata apologia (απωλογια) dalam bahasa Yunani yang berarti a justification (satu pembenaran) atau a defense (satu pembelaan atau pertahanan). [1] Maka apologia atau apologetika dapat diartikan sebagai satu pembelaan terhadap pandangan atau posisi ataupun tindakan-tindakan kita. [2] Jadi, jika dikaitkan dengan iman, maka aplogetika adalah pembelaan atas apa yang kita imani sebagai orang Kristen, yakni pasal-pasal kepercayaan atau pengakuan iman, dan juga ajaran atau doktrin yang kita pegang. Apakah membela iman Kristen itu perlu? Charles Spurgeon pernah berkata bahwa Alkitab tidak perlu dibela sama seperti seekor singa tidak perlu dibela. Di dalam satu pernyataannya, dia berkata, “Firman Allah dapat menjaga dirinya sendiri, dan akan melakukan hal itu jika kita mengkhotbahkannya, dan berhentilah membelanya. Lihatlah seekor singa. Mereka telah mengurungnya di dalam kandang untuk menjaganya; menutupnya di balik jeruji-jeruji besi untuk m...