Langsung ke konten utama

Penyaliban Yesus Rencana Iblis?

Hermanto Simanjuntak:
Apakah Iblis merencanakan penyaliban Yesus? Jelas tidak. Allah merencanakan.
Apakah Iblis ikut terlibat untuk mensukseskan rencana penyaliban Yesus?
 
MYM:
Baik Allah dan Iblis, keduanya memiliki rencana masing-masing. Dalam kekekalan Allah merencanakan dan mendekritkan bahwa Sang Anak akan mati disalib oleh orang-orang Yahudi dan tentara Romawi yang dipakai oleh Setan, dan dengan demikian penebusan dosa dapat dilakukan. Nah, ketika waktu kematian Yesus sesuai dengan rencana Allah sudah dekat, orang-orang Yahudi yang dipakai Setan ini, yakni pemuka agama, para imam, orang-orang Farisi, dll., berencana dan bermufakat untuk membunuh Yesus, dan akhirnya mereka berteriak, "Salibkan Dia, salibkan Dia!" Tetapi, tanpa mereka sadari, apa yang mereka rencanakan dan lakukan justru sedang menggenapi rencana Allah yang kekal mengenai penyaliban Yesus demi penebusan dosa manusia.
 
Apa beda rencana Allah dan rencana Iblis melalui orang-orang yang dipakai Iblis? Rencana Allah mengenai kematian Yesus dengan cara disalib didekritkan dalam kekekalan dengan tujuan penebusan dosa. Sedangkan rencana membunuh Yesus oleh orang-orang yang dipakai Setan adalah demi melampiaskan kebencian dan iri hati mereka kepada Yesus. Lalu, rencana Allah mengenai kematian Yesus demi penebusan dosa hanya melalui satu cara, yakni disalib, sedangkan rencana orang-orang yang dipakai Iblis untuk membunuh Yesus ada beberapa cara, misalnya, melempari Yesus dengan batu (band. Yoh. 10:31), mendorong Yesus ke jurang supaya mati (band. Luk. 4:29), namun yang berhasil adalah Yesus dibunuh dengan cara disalib, dan cara ini sesuai dengan rencana Allah.
(Dari tanya jawab di group FB "Studi Reformed MYM")

 




Yayasan GKKR (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) didirikan oleh Muriwali Yanto Matalu dan bergerak di bidang penginjilan, pengajaran firman Tuhan yang murni, apologetika, dan mandat budaya. Untuk informasi lengkap klik ini: GKKR. Untuk dukungan silakan kontak bendahara: WA 082132132361.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Muriwali Yanto Matalu (MYM)

Muriwali Yanto Matalu (MYM) adalah seorang penulis serta pendiri dan ketua Yayasan  GKKR  (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) , juga pendeta di Gereja Gereja Reformasi di Indonesia (GGRI). Lahir di Melolo, Sumba Timur, NTT, pada tanggal 2 Januari 1972. Saat ini sedang menyelesaikan studi doktoral (Th.D.) di Kairos University, US. Menyelesaikan S1 teologi di STT Salem, Malang, 2006. Menyelesaikan M.A. dalam bidang teologi (Master of Intercultural Reformed Theology – MIRT) di Theologische Universiteit Kampen (sekarang Theologische Universiteit Utrecht setelah berpindah ke kota Utrecht), The Netherlands, 2016.  Menikah dengan Weny Kartika Sari dan dikaruniai dua orang anak: Abraham Umbu Nattar Matalu dan Hollanda Rambu Hunggujawa Matalu. Articles in Journals: 1.        "The Significance of the Propositional Truths in Christian Faith." Verbum Christi Vol. 3, No. 1 (2016): 71-89. 2.        "The Significa...

Apa Itu GKKR?

GKKR (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) dimulai oleh  Muriwali Yanto Matalu beberapa bulan sebelum menyelesaikan program sarjana teologi di STT SALEM Malang, tepatnya pada tanggal 6 Maret 2006. Gerakan ini adalah satu gerakan kebangunan teologi sistematika dan apologetika Reformed yang dikombinasikan dengan penginjilan, kebangunan rohani, dan mandat budaya. GKKR adalah yayasan berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham.  VISI & MISI Kami melihat bahwa kondisi Kekristenan saat ini baik di dalam iman sejati, pengetahuan akan kebenaran firman, maupun kehidupan moralnya, sungguh sangat menurun. Teologi Liberal masih bercokol di dalam gereja-gereja tertentu dan penekanan pada emosi secara ekstrim di dalam Gerakan Kharismatik menghasilkan kekacauan doktrin sehingga melemahkan iman Kristen yang sejati. Bangkitnya Gerakan Zaman Baru ( New Age Movement ) yang bersifat panteis, yakni percaya bahwa segala sesuatu adalah allah, dan filsafat postmodern yang memaksa kemutlakan ke...

Apa Itu Apologetika Kristen?

Pengertian apologetika Apologetika berasal dari kata apologia (απωλογια) dalam bahasa Yunani yang berarti a justification (satu pembenaran) atau a defense (satu pembelaan atau pertahanan). [1] Maka apologia atau apologetika dapat diartikan sebagai satu pembelaan terhadap pandangan atau posisi ataupun tindakan-tindakan kita. [2] Jadi, jika dikaitkan dengan iman, maka aplogetika adalah pembelaan atas apa yang kita imani sebagai orang Kristen, yakni pasal-pasal kepercayaan atau pengakuan iman, dan juga ajaran atau doktrin yang kita pegang. Apakah membela iman Kristen itu perlu? Charles Spurgeon pernah berkata bahwa Alkitab tidak perlu dibela sama seperti seekor singa tidak perlu dibela. Di dalam satu pernyataannya, dia berkata, “Firman Allah dapat menjaga dirinya sendiri, dan akan melakukan hal itu jika kita mengkhotbahkannya, dan berhentilah membelanya. Lihatlah seekor singa. Mereka telah mengurungnya di dalam kandang untuk menjaganya; menutupnya di balik jeruji-jeruji besi untuk m...