Laga Feri Y.
Pak Pdt, saya mau bertanya, Katolik dengan bangganya berkata kami sejak
dahulu tetap satu tidak seperti Protestan yang terpecah-pecah dengan berbagai
macam denominasi, upah dari suatu pembangkangan. Bagaimana menyingkapi hal ini?
MYM:
Kesatuan gereja itu bukan kesatuan organisasi dengan satu pemimpin
tunggal seperti Paus. Kesatuan gereja itu haruslah kesatuan iman yang
didasarkan pada Kitab Suci yang sama, kesatuan ajaran/doktrin, dan kesatuan di
dalam kehidupan moral yang baik. Katolik Roma sendiri walaupun kelihatan satu
organisasi tetapi gado-gado pandangan teologi dan etikanya. Ada yang liberal
seperti Paus Fransiskus, bahkan ada yang mendukung LGBTQ seperti Rm. James
Martin, SJ. dari Ordo Jesuit Amerika, namun ada juga yang konservatif dan
memiliki pemahaman teologi yang dekat dengan Protestan Reformed seperti Paus
Leo XIV. Kemudian ada juga yang menjadi
pemimpin Gerakan Kharismatik seperti Cardinal Léon-Joseph Suenens (untuk anda
ketahui, sebagian kemunculan Gerakan Kharismatik juga berasal dari kalangan
Gereja Katolik, jadi Gerakan Kharismatik bukan hanya sekedar berkembang dari
Gerakan Pentakosta). Lalu, ada juga yang konservatif fundamentalis seperti
Patris Allegro. Satu Gereja, satu organisasi, satu pemimpin puncak, tapi di
dalamnya gado-gado. Dari luar kelihatannya baik-baik dan damai karena mereka
sudah terbiasa dengan pertentangan ajaran semacam itu di antara mereka. Jadi,
Patris Allegro tidak akan berani untuk mengkritik Rm. James Martin yang
mendukung LGBTQ walaupun Allegro sendiri menentang LGBTQ. Inilah kemunafikan
terbesar! Bandingkan dengan Rasul Paulus yang berani terang-terangan menegur
Rasul Petrus ketika Petrus melakukan kesalahan (lih. Gal. 2:11-14).
Justru Protestan tetap mempertahankan spirit perjuangan untuk kemurnian
Injil sebagaimana dilakukan para rasul. Jadi, tak masalah kita berdebat dan
berpolemik, sejauh itu mengenai hal-hal yang fundamental dalam iman Kristen.
Ini sangat baik agar ajaran sesat/bidat tidak merusak gereja dari dalam. Jadi,
sekali lagi, kita tidak menginginkan kasatuan organisasi, tetapi kesatuan iman,
doktrin, dan praktik (etika) kehidupan Kristen yang baik sesuai dengan moral
Kitab Suci. (Dari tanya jawab di grup WA GKKR)
Yayasan GKKR (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) didirikan oleh Muriwali Yanto Matalu dan bergerak
di bidang penginjilan, pengajaran firman Tuhan yang murni, apologetika, dan mandat budaya. Untuk informasi lengkap klik ini: GKKR. Untuk dukungan silakan kontak bendahara: WA 082132132361.
Komentar
Posting Komentar