Langsung ke konten utama

CV Muriwali Yanto Matalu

CV Muriwali Yanto Matalu

(muryto@yahoo.co.id) 

Muriwali Yanto Matalu is an author and a minister of the Reformed Churches in Indonesia (Gereja-Gereja Reformasi di Indonesia - GGRI), and also the founder of the GKKR ministry. He taught at several seminaries in Indonesia such as SALEM Seminary, SETIA Seminary, and RAI Seminary.

Education:

2018 -                        Ph.D. Candidate, Systematic Theology

TU Kampen/Utrecht

Supervisors: Prof. Dr. Hans Burger, Prof. Dr. A.L. Th. (Ad) de Bruijne (Theologische Universiteit Kampen/Utrecht), Prof. Dr. Joke Van Saane (Vrije Universiteit Amsterdam)

2015-16                     M.A. (Intercultural Reformed Theology)

TU Kampen/Utrecht

2001-06                     Bachelor (Theology)

SALEM Seminary, Malang, Indonesia 

Articles in Journals:

1. "The Significance of the Propositional Truths in Christian Faith." Verbum Christi Vol. 3, No. 1 (2016): 71-89.

2. "The Significance of the Van Tillian Method in Apologetics with an Example of Argument to Muslims." Verbum Christi Vol. 3, No. 2 (2016): 284-304.

3. "A Christian Response to Shankara's Doctrine of Non-Duality." Verbum Christi Vol. 4, No. 2 (2017): 313-336.

4. "An Evaluation to the Polemical Idea of the RCN in 1940s on the Covenant of Grace as Governed by Election: Its Impact on the Mission in Indonesia." JTRI Vol. 7, No. 2 (2017): 67-77.

5. "Emotion and Its Relevance to the Polemic between Reformed and Pentecostal/Charismatic." Verbum Christi Vol. 7, No. 1 (2020): 69-83.

Book Reviews:

1. Review of Understanding Affections in the Theology of Jonathan Edwards: "The High Exercises of Divine Love" by Ryan Jared Martin (London: T&T Clark, 2018). European Journal of Theology 2020 2.

2. Review of Pentecostal Theology and Jonathan Edwards by Steven M. Studebaker & Amos Yong [eds.] (London: T&T Clark, 2019). European Journal of Theology 2021 2.

Books in Indonesian:

1. Dogmatika Kristen: Dari Perspektif Reformed (Malang: GKKR, 2017)

2. Apologetika Kristen (Malang: GKKR, 2018)

3. Abraham Kuyper: Kristus Raja Segala Bidang (Malang: GKKR, 2007)

4. Keagungan dan Keindahan Rohani (Malang: GKKR, 2014)

5. Ceramah-Ceramah Seputar Teologi Reformed (Malang: GKKR, 2022)

Book in English:

I Know Whom I Have Believed (Malang: GKKR, 2021)

(a collection of articles in English that had been published in journals)

Editor:

Editor of Basuki Tjahaja Purnama's (Ahok) daily devotional book while he was imprisoned at Mako Brimob (book not yet published).

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Muriwali Yanto Matalu (MYM)

Muriwali Yanto Matalu (MYM) adalah seorang penulis serta pendiri dan ketua Yayasan Gerakan Kebangunan Kristen Reformed (GKKR), juga p endeta di Gereja-Gereja Reformasi di Indonesia (GGRI).  Saat ini sedang riset Ph.D. dalam bidang teologi sistematika di Theologische Universiteit Utrecht (dulu namanya TU Kampen), Belanda. Supervisors: Prof. Dr. Hans Burger, Prof. Dr. A.L. Th. (Ad) de Bruijne (Theologische Universiteit Utrecht), Prof. Dr. Joke Van Saane (Vrije Universiteit Amsterdam). Subyek: “Emotions in the Thought of Jonathan Edwards and Sarah Coakley: A Comparison.” Menyelesaikan S1 teologi di STT Salem, Malang, 2006.  Menyelesaikan M.A. dalam bidang teologi (Master of Intercultural Reformed Theology – MIRT) di Theologische Universiteit Utrecht, Belanda, 2016. Articles in Journals: 1. "The Significance of the Propositional Truths in Christian Faith." Verbum Christi   Vol. 3, No. 1 (2016): 71-89. 2. "The Significance of the Van Tillian Method in Apologetics w

Apa Itu GKKR?

GKKR (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) dimulai oleh Muriwali Yanto Matalu beberapa bulan sebelum menyelesaikan program sarjana teologi di STT SALEM Malang, tepatnya pada tanggal 6 Maret 2006. Gerakan ini adalah satu gerakan kebangunan teologi sistematika dan apologetika Reformed yang dikombinasikan dengan penginjilan, kebangunan rohani, dan mandat budaya. GKKR adalah yayasan berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham. VISI & MISI Kami melihat bahwa kondisi Kekristenan saat ini baik di dalam iman sejati, pengetahuan akan kebenaran firman, maupun kehidupan moralnya, sungguh sangat menurun. Teologi Liberal masih bercokol di dalam gereja-gereja tertentu dan penekanan pada emosi secara ekstrim di dalam Gerakan Kharismatik menghasilkan kekacauan doktrin sehingga melemahkan iman Kristen yang sejati. Bangkitnya Gerakan Zaman Baru ( New Age Movement ) yang bersifat panteis, yakni percaya bahwa segala sesuatu adalah allah, dan filsafat postmodern yang memaksa kemutlakan kebenaran Alla

Pembelaan Terhadap Doktrin Tritunggal

Oleh: Muriwali Yanto Matalu Makalah ini disajikan di dalam acara Dialog Lintas Agama yang diadakan pada hari Sabtu, 8 Maret 2014, di Universitas Widya Gama Malang. Tema: Menguji Keabsahan Teologis antara Tauhid dan Tritunggal. PENDAHULUAN Pertama-tama saya akan menyatakan posisi saya di dalam dialog ini, bahwa dialog semacam ini hanya bermanfaat jika kita lakukan dengan satu prinsip yang benar. Prinsip itu adalah prinsip toleransi. Apakah toleransi itu? Penganut paham pluralisme baik dari pluralisme Kristen atau Islam atau Hindu dan Budha, mengatakan bahwa semua agama adalah sama. Jika semua agama sama maka marilah kita tidak usah ribut-ribut dan marilah kita bekerja sama. Inilah toleransi bagi mereka. Namun toleransi semacam ini saya tolak dengan tegas. Ini bukan toleransi, tetapi satu kompromi yang mengorbankan dan bahkan memperkosa hakekat masing-masing agama. Islam menegaskan Tauhid. Kristen percaya kepada Allah Tritunggal. Hindu meyakini Brahman (pada hakekatnya perjuang