Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Apakah Bayi yang Meninggal Diselamatkan?

PH: Shalom pak, izin bertanya, a pakah bayi/balita yg meninggal memperoleh keselamatan ?  Saya beberapa kali menemukan pendapat beberapa apologet Kristen lain di era skrg yg memakai 2 Samuel 12 : 23 sbg rujukan keselamatan bayi, tpi buat saya itu tidak jelas ayatnya jika menjadi rujukan dri topik ini, bahkan tidak menulis apakah Raja Daud akan bertemu anaknya di sorga atau tidak (terlepas dri pandangan Kristen mengenai ketaatan Daud) Bagaimana Alkitab menjelaskan apakah bayi yg meninggal memperoleh keselamatan atau tidak?Terima kasih pak, Tuhan Yesus memberkati hidup dan pelayanan Bapak. MYM: Berikut beberapa pandangan teologi Reformed mengenai keselamatan bayi yang meninggal: a) Semua bayi (anak orang percaya dan tidak percaya) pasti masuk surga karena mereka belum melakukan dosa secara aktual. Mengenai dosa asal, itu sudah dibereskan oleh Kristus di atas Salib. Bahkan pandangan semacam ini mengatakan bahwa seluruh bayi yang meninggal adalah orang-orang pilihan yang sudah ...

Siapa yang Menciptakan Tuhan?: Menanggapi Hasanudin Abdurakhman

Hasanudin Abdurakhman: Ketololan John Lennox      John Lennox adalah orang Inggris, profesor matematika. Ia ilmuwan dengan reputasi yang tidak terbantahkan. Tapi pada saat yang sama, dia juga adalah seorang Kristen aplogetik. Ia menggunakan sains untuk membenarkan agamanya.      Dari berbagai video dia yang pernah saya saksikan, ketika bicara soal Tuhan dan agama, ia jatuh menjadi seorang pakar gathukan. Salah satu yang ia gathukkan adalah ketika ia memaksakan eksistensi DNA sebagai "kata-kata", dan ia hubungkan dengan konsep Logos. Konyol sekali.      Tadi saya lihat lagi videonya. Ia mencoba membantah pertanyaan soal "siapa yang menciptakan Tuhan". Menurut dia, pertanyaan itu tidak valid. Ia secara khusus menyerang Dawkins yang mengatakan bahwa Tuhan adalah hasil ciptaan manusia. Lennox, lucunya, mengakui soal itu. Bahwa ada memang tuhan-tuhan ciptaan manusia, yang disebut berhala, katanya. Cuma, dia menolak kalau Tuhan dia adalah cipta...

Bahaya Teologi Kontekstual Asia, Afrika, dan Amerika Latin

XYZ: Shalom. Bagaimana pandangan Reformed terkait Teologi Rahim Asia dari pendapat C. S. Song? Apakah pandangan tersebut dapat dibenarkan ataukah harus berhati-hati terhadap beberapa poin tertentu? MYM: Saya belum meneliti mengenai teologi ini, jadi saya tak bisa memberikan tanggapan terkait pokok-pokok teologinya. Namun saya memberikan prinsip-prinsipnya di sini. Pada umumnya teologi yang lahir di Asia, Afrika, dan Amerika Latin adalah bersifat kontekstual dalam arti bahwa teologi harus sesuai dengan konteks, bukan hanya mengambil begitu saja teologi Barat lalu diajarkan namun tak ada hubungannya dengan konteks Asia, Afrika, atau Amerika Latin. Kelihatannya spirit semacam ini ada benarnya, namun bahayanya sangat nyata. Mengapa? Pertama, ketika kita berkata bahwa teologi Barat hanya cocok untuk orang Barat dan tak cocok untuk orang Timur, maka kita SEDANG MENYANGKAL bahwa Tuhan bekerja dalam sejarah gereja melalui orang-orang percaya untuk merumuskan pokok-pokok iman kepercayaan ...

Cornelius Van Til, Dampak Dosa, dan Kelemahan Teologi

Jo Chandra: Sudah lama saya ga nanya disini pak, saya mau tanya: 1. Van Til sering menekankan noetic effects of sin, dimana bahwa pikiran kita sudah terkontaminasi oleh dosa. Kalau begitu, dimana menurut bapak pendekatan Van Til sendiri yang bisa ikut terkena efek yang sama? Bagian mana dari cara kita memakai Van Til yang paling rawan bias karena dosa kita sendiri? 2. ⁠Kalau kita akui noetic sin itu bekerja juga dalam cara kita beteologi (termasuk cara Van Til sendiri berteologi sehingga tidak menutup kemungkinan akan adanya kelemahan dalam teologi Van Til), dan termasuk ke sistem yang kita percaya; pendekatan siapa yang menurut bapak bisa bantu nge-balance atau ingetin kita supaya kita gak jatuh ke rasa ‘selalu benar’ dalam berteologi? MYM: 1. Jika anda membaca Van Til secara lebih komprehensif, anda tahu bahwa Van Til tidak hanya menekankan effect yang luar biasa dari dosa di dalam konteks epistemologi, tetapi juga, dan justru ini keunikan pemikiran Van Til, bahwa kita hanya...

Apakah Untuk Menjadi Vikaris Atau Pendeta Harus Melamar?

  OS: Ijin bertanya Pak? Klo di gereja saya batas lamar vikaris 35 tahun. Bgmn itu Pak? MYM: Pertama, saya tidak setuju jika menjadi vikaris atau juga pendeta, pakai lamar melamar, kayak melamar pekerjaan saja. Apalagi batas pelamar hanya umur 35 tahun saja. Bagaimana jika seseorang dari latar belakang pekerja di bidang lain, lalu pada umur 40 tahun terpanggil untuk melayani Tuhan full time lalu studi teologi, lulus saat umur 44 tahun. Maka kasihan, nggak bisa jadi vikaris dan pendeta. Lagi pula, jika yang dipakai prinsip lamar-melamar, maka nanti vikaris atau pun pendeta yang diterima lamarannya akan menjadi pekerja. Dan dia akan bekerja sesuai dengan gaji yang diterimanya dari gereja. Ini bukan pelayanan! Harusnya pakai cara yang lebih cocok untuk situasi dan konteks pelayanan gerejawi saja. Artinya, orang yang sudah lulus studi teologi, dan belum memiliki tempat pelayanan, datang aja ke satu gereja yang dia rasa cocok, ajak pendeta dan majelis bincang-bincang untuk melih...

Apakah Sorga Sama Dengan Langit dan Bumi Baru?

Nama Nggak Jelas: Bertanya pak MYM, mana yang di katakan sorga sejati di dimensi lain di mana orang orang yang sudah mati mendahalui dan sekarang namun percaya atau sorga di bumi ini nantinya yang di restorasi atau di perbaharui ? Mana sorga sejati yang sesungguhnya? MYM: Asumsi di balik pertanyaan ini adalah ada dua sorga, yang pertama tempat tinggal orang mati yang percaya, dan kedua, bumi ini yang sudah diperbaharui nanti. Asumsi semacam ini salah! Karena, yang namanya sorga dalam konteks tempat itu hanya ada satu BUKAN dua. Sorga adalah tempat di mana Allah Tritunggal hadir dengan segala berkat, anugerah, sukacita, dan damai sejahtera. Ini adalah antitesis dari neraka, di mana neraka adalah tempat di mana Allah hadir dengan murkaNya yang menyala-nyala kepada para malaikat yang jatuh dan manusia yang durhaka. Jadi, sorga adalah tempat di mana Allah hadir dilayani para malaikat yang kudus, dan sekaligus juga sudah hadir dalam hidup kita di dunia ini, yakni orang-orang percaya yang s...